Pentingnya Pelestarian Budaya Melayu sebagai Identitas dan Perekat Sosial 
Sabtu, 29-11-2025 - 20:43:23 WIB
Zulkifli Syukur
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan pentingnya pelestarian budaya Melayu sebagai identitas daerah dan perekat sosial masyarakat di Bumi Lancang Kuning, dan keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan strategis dalam membangun persatuan bangsa. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Riau pada tahun 2024 telah mencapai 6,81 juta jiwa, dengan komposisi masyarakat multi etnis yang hidup berdampingan. Menurutnya, keragaman tersebut tidak semestinya dipandang sebagai tantangan. Sebaliknya, hal itu merupakan modal besar untuk memperkuat integrasi nasional.

“Keberagaman ini bukanlah hambatan, tetapi merupakan kekuatan besar apabila dikelola dalam bingkai kebangsaan yang kokoh dan harmonis. Kami berharap agar seminar ini tidak hanya menjadi ruang diskusi saja tetapi menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat integrasi sosial,” katanya dalam Seminar Kebangsaan yang digelar di Pekanbaru, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Zulkifli, ruang diskusi yang dilakukan harus berdampak langsung kepada masyarakat, terlebih bagi generasi muda yang menjadi penerus peradaban bangsa. Karena itu, seminar kebangsaan tidak boleh berhenti hanya sekadar seremonial tetapi perlu melahirkan program nyata yang berkesinambungan.

Sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat pembauran kebangsaan, diantaranya, memperluas pendidikan multikultural di sekolah, memperkuat peran tokoh agama dan adat dalam memberikan teladan, serta menciptakan lebih banyak ruang dialog antar komunitas dan paguyuban.

“Hal ini sangat penting agar generasi muda memahami jati diri sejarah, dan budaya Melayu yang menjadi identitas utama masyarakat Riau,” jelasnya.

Zulkifli juga menjelaskan, Pemprov Riau telah memberikan perhatian besar dalam pembangunan kebudayaan. Hal itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang menetapkan agenda kebudayaan sebagai satu diantara prioritas utama.

"Melalui RPJMD 2025-2029, Pemprov Riau telah menempatkan kebudayaan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Pelestarian sastra, bahasa, seni, serta tradisi Melayu menjadi fokus utama. Kegiatan seperti seminar ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, terutama dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat karakter masyarakat Riau," ungkapnya.

Tak hanya membangun kesadaran kultural, penguatan budaya juga dipandang mampu membentuk etika sosial yang santun, ramah, dan moderat. Hal inilah yang selama berabad-abad menjadi ciri khas masyarakat Melayu Riau, dan harus tetap dipelihara hingga kini.

“Kami mengajak seluruh peserta seminar, terutama generasi muda, untuk menjadikan budaya Melayu sebagai identitas kebangsaan yang terbuka, ramah, dan moderat,” tambahnya.**/ian

 




 
Berita Lainnya :
  • Pentingnya Pelestarian Budaya Melayu sebagai Identitas dan Perekat Sosial 
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    #1 BNPT: Mengubah Pancasila Berarti Membubarkan Bangsa Indonesia
    #2 Let's Graze with Cows at Padang Mangateh
    #3 JualBuy.com, Startup Asli Anak Riau Resmi Diluncurkan
    #4 Airlangga Hartanto Serahkan SK Pada Adi Sukemi untuk Maju di Pilkada Pelalawan
    #5 Polda Riau Selidiki Uang BLT Covid-19 yang Diselewengkan
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved